Berdasarkan Tema

Paket Study Tour Jogja

Wisata edukasi untuk pelajar dan mahasiswa

Setiap tahun, ribuan rombongan pelajar dari Jawa Barat, Jawa Timur, bahkan Kalimantan datang ke Jogja untuk study tour. Ada alasannya kenapa Jogja selalu jadi pilihan utama: semua yang ada di buku pelajaran sejarah dan budaya, di sini bisa dilihat dan disentuh langsung. Borobudur bukan cuma gambar di buku IPS — siswa bisa naik, pegang reliefnya, dan dengarkan guide cerita tentang Pangeran Siddhartha.

Untuk rombongan 20-40 siswa, kami biasa siapkan Hiace (2-3 unit untuk 1 angkatan) atau bus pariwisata 40+ seat kalau satu bus cukup. Sopir kami sudah hapal rute study tour — dari Keraton yang buka jam 8.30 sampai Taman Pintar yang perlu booking slot untuk rombongan. Yang sering diabaikan guru pendamping: Desa Wisata untuk workshop membatik dan gamelan. Siswa biasanya lebih antusias di sini daripada di museum, karena mereka nggawe (membuat) langsung, bukan cuma lihat.

Satu hal penting: musim study tour itu Maret-Mei dan September-November. Kalau sekolah Anda mau berangkat di periode ini, booking bus minimal 2-3 minggu sebelumnya karena armada cepat habis. Kami bisa bantu bikin proposal itinerary yang sesuai kurikulum sekolah — tinggal kirim tema dan jumlah siswa via WhatsApp.

Rekomendasi Itinerary

1

Hari 1: Sejarah & Budaya

Tiba di Jogja pagi, langsung ke Keraton (buka jam 8.30, cukup untuk 1-1.5 jam tur dengan guide lokal — Rp 50rb untuk rombongan). Jalan kaki ke Museum Sonobudoyo (10 menit, koleksi wayang dan keris). Lanjut Taman Sari yang dekat. Siang makan bareng di warung nasi gudeg dekat Malioboro — bisa pesan porsi rombongan Rp 20rb/siswa. Sore free time di Malioboro, kumpul lagi jam 6 sore.

2

Hari 2: Wisata Candi

Berangkat jam 6.30 ke Borobudur — rombongan pelajar dapat harga tiket domestik Rp 50rb. Explore 2-3 jam dengan guide (bisa di-arrange, Rp 100-150rb per guide untuk 15-20 siswa). Mampir Candi Mendut sebelum lunch. Siang ke Prambanan (1 jam dari Borobudur), explore sampai sore. Kalau masih kuat, Ratu Boko 10 menit dari Prambanan untuk sunset — tapi ini opsional, biasanya anak-anak sudah capek.

3

Hari 3: Edukasi & Workshop

Pagi ke Taman Pintar — booking slot rombongan via telepon seminggu sebelumnya. Di sini 2-3 jam, ada planetarium dan lab sains interaktif. Jam 11 ke Desa Wisata (Tembi atau Kasongan) untuk workshop membatik — siswa bikin batik sendiri dan bisa dibawa pulang, Rp 35-50rb/siswa. Siang makan, lalu belanja oleh-oleh sebelum berangkat pulang. Bakpia Pathok 25 yang asli di Jl. KS Tubun selalu jadi favorit guru.

* Itinerary di atas hanya rekomendasi dan bisa disesuaikan sesuai keinginan Anda

Estimasi Budget

Rp 150.000Rp 500.000

Per siswa (bus 40 orang), termasuk transport. Tiket wisata domestik rata-rata Rp 30-50rb/siswa, makan rombongan bisa Rp 20rb/porsi.

Kendaraan yang Direkomendasikan

Hiace (15 seat)

Cocok untuk 1 kelas kecil

Bus Pariwisata (40+ seat)

Untuk rombongan besar satu angkatan

Elf (20 seat)

Ukuran medium untuk kelompok sedang

Tips Penting

Booking di musim study tour (Maret-Mei, September-November) harus 2-3 minggu sebelumnya. Kami pernah terpaksa tolak rombongan yang booking 3 hari sebelum berangkat karena bus sudah habis semua.

Bawa surat izin resmi dari sekolah dengan kop surat — Borobudur dan Prambanan kasih diskon grup untuk rombongan pelajar, tapi harus tunjukkan surat.

Siapkan obat anti mabuk (Antimo) sebelum berangkat ke Borobudur — jalannya berkelok terutama dari arah Semarang. Selalu ada 2-3 siswa yang mabuk di setiap rombongan.

Pertanyaan Umum

Siap Merencanakan Perjalanan?

Hubungi kami untuk paket custom atau konsultasi gratis